Sejarah dan Cara Memainkan Alat Musik Saron - Alatmusik.id

Sejarah dan Cara Memainkan Alat Musik Saron

Last Updated 2021-01-13T07:24:52+00:00
Sejarah dan Cara Memainkan Alat Musik Saron

Ketika kita berbicara tentang gamelan jawa pastinya tidak terlepas dengan alat musik Saron. Tapi tahukah kamu apa itu alat musik saron? Bagaimana cara memainkan saron? Darimana asal mula Saron? Untuk menemukan jawaban atas pertanyaan ini kamu tidak boleh melewatkan penjelasan lengkap tentang alat musik saron bersama kami disini.

Di setiap daerah di Indonesia pastinya memiliki alat musik tradisional, dan di Jawa juga terkenal dengan alat musik bernama Gamelan. Pada instrumen gamelan terdapat beberapa alat musik yang dimainkan secara bersama-sama termasuk alat musik bernama Saron.

Apa Itu Alat Musik Saron?

Alat Musik Saron
Alat Musik Saron

Saron atau juga dikenal dengan ndama Ricik adalah salah satu instrumen atau alat musik gamelan yang masuk dalam keluarga alat musik Balungan.

Di dalam satu set gamelan khas Surakarta pasti kita akan menemukan ada 2 pasang Saron yang terdiri dari Saron Laras Pelog dan Saron Laras Slendro. Saron akan menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi dari demung atau dari saron panembung karena memiliki ukuran dan bentuk yang lebih kecil. Alat untuk memukul atau menabuh Saron umumnya bahan terbuat dari kayu yang bentuknya menyerupai Palu.

Cara Memainkan Alat Musik Saron

Cara Memainkan Alat Musik Saron
Cara Memainkan Alat Musik Saron

Jika kamu ingin mencoba memainkan Saron, cara menabuhnya adalah dengan menyesuaikan nada dari nada yang imbal atau memainkan saron 1 dan 2 dengan cepat lambat, kuat dan keras tergantung dari arahan Gending.

Pada Gending Gangsaran yang menggambarkan suasana perang, maka Saron akan dimainkan dengan cepat dan nada keras, sedangkan pada Gending Gati yang menggambarkan nuansa militer, Saron akan dimainkan dengan keras tapi lambat. Tetapi ketika digunakan untuk mengiringi sebuah lagu, Saron akan dimainkan dengan pelan.

Untuk memainkan saron posisi tangan kanan akan memukul wilahan atau lembaran logam untuk menghasilkan bunyi dan fungsi dari tangan kiri adalah memencet wulahan yang telah dipukul untuk menghilangkan suara dengungan yang dihasilkan dari sisa pukulan nada. Teknik dari memainkan Saron ini dinamakan teknik Pencet atau memathet.

Sejarah Alat Musik Saron

Sejarah Alat Musik Saron
Sejarah Alat Musik Saron

Selanjutnya kita akan membahas tentang sejarah Saron. saron merupakan salah satu instrumen tradisional yang berasal di Pulau Jawa. Menurut sejarahnya Saron pertama kali dimainkan pada pertunjukan di Candi Borobudur di abad 9.

Dan dikabarkan bahwa Saron juga merupakan dekomposisi dari instrumen gangsa gambang, tetapi hal ini dibantah oleh Mantle Hood karena oktaf tunggal dan karakteristik irama berbeda. Tetapi pendapat ini tidak ada bukti yang kuat, bahwa gangsa gambang ditemukan lebih dahulu dibandingkan dengan Saron.

Saron Dalam Instrumen Gamelan

Saron Dalam Instrumen Gamelan
Saron Dalam Instrumen Gamelan

Alat musik saron tidak mungkin terlepas dari instrumen khas jawa bernama Gamelan. Karena Saron bukanlah sebuah alat musik yang dimainkan secara solo. Saron umumnya dimainkan bersamaan dengan instrumen musik gamelan lainnya seperti :

  • Rebab : Ini adalah alat musik yang berfungsi menjadi alat musik pembuka, atau bisa dikatakan rebab dalam gamelan difungsikan sebagai pemimpin lagu. Untuk memainkan alat musik ini ditabuh dengan lirih.
  • Gong : Ini adalah alat musik yang memiliki fungsi memberikan tanda berakhirnya suatu gatra atau dimainkan sebagai tanda memulai atau mengakhiri sebuah gendhing.
  • Kempul : Alat musik dalam gamelan ini berfungsi pamukau irama atau berfungsi menegaskan irama melodi pada gamelan, selain itu bisa dikatakan kempul adalah instrumen untuk pengisi ekor sebuah lagu yang dimainkan dalam sebuah gamelan.
  • Kenong : Alat musik ini pada gamelan memiliki fungsi menjadi penentu batas antar gatra dan juga berfungsi untuk menegaskan sebuah irama lagu.
  • Bonang : Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pemurba dari sebuah lagu yang dimainkan dan fungsinya juga untuk memulai dari jalannya sebuah gendhing pada gamelan.
  • Siter : Alat musik ini memiliki fungsi pada gamelan sebagai penghasil nada cengkok dan umumnya dimainkan dengan cepat bersamaan dengan nada gambang.
  • Gambang : Alat musik gamelan ini difungsikan untuk mengatur tempo cepat atau lambatnya sebuah lagi yang dimainkan.
  • Kethuk Kempyang : Alat musik pada gamelan yang berfungsi membantu kendang supaya menghasilkan ritme yang tepat.

Jenis-Jenis Alat Musik Saron

Jenis-Jenis Alat Musik Saron
Jenis-Jenis Alat Musik Saron

Pada jenis-jenis alat musik balungan selain Saron ada beberapa alat musik lainnya seperti Demung, Peking dan Slanthem. Untuk penjelasan lebih ringkas simak jenis alat musik Saron termasuk dalam instrumen balungan di bawah ini :

1. Slenthem

Alat musik slenthem merupakan instrumen gamelan yang terdiri dari lembaran berbahan logam yang tipis lalu diuntaikan menggunakan tali pada sebuah tabung. Ketika dimainkan Slenthem ini akan menghasilkan nada berdengung dengan suara rendah atau menggema. Sebutan lain dari Slenthem adalah Gender Panembung.

2. Peking

Alat musik Peking adalah sebuah alat musik yang aslinya dari Jogja dan sering dimainkan pada gamelan jawa. Pada adat jawa Peking sering disebut juga dengan nama saron Penerus. Untuk nada yang dihasilkan memiliki oktaf paling tinggi karena memiliki ukuran paling kecil dibandingkan jenis Saron lainnya.

3. Demung

Kemudian ada Saron Demung, ini adalah alat musik pada gamelan yang memiliki ukuran lebih besar dari Saron pada umumnya. Untuk memainkannya juga sama dengan saron lainnya dengan cara dipukul menggunakan pemukul Demung.

Sama dengengan Saron, Demung memiliki 2 jenis nada yang dihasilkan yaitu Demung Pelog dan Demung Slendro sehingga akan menghasilkan nada atau suara yang berbeda tergantung dari ukurannya.

Sekian informasi lengkap membahas tentang alat musik saron, baik dari sejarah, cara memainkan dan juga jenis-jenis alat musik saron yang umum dimainkan bersama instrument gamelan lainnya.