Jenis-Jenis Alat Musik Pukul Tradisional dan Dunia - Alatmusik.id

Jenis-Jenis Alat Musik Pukul Tradisional dan Dunia

Last Updated 2021-01-14T16:47:15+00:00
Jenis-Jenis Alat Musik Pukul Tradisional dan Dunia

Alat musik pukul adalah sebuah alat musik yang tentunya untuk menghasilkan suara atau bunyi cara memainkannya dengan dipukul, atau alat musik biasa kita kenal dengan perkusi.

Alat musik pukul juga dibedakan menjadi alat musik pukul yang bernada dan alat musik pukul tidak bernada. Untuk lebih jelasnya bisa disimak ulasan mengenai jenis-jenis alat musik pukul berikut ini.

Alat Musik Pukul Bernada

Alat musik ini akan mengeluarkan nada pada saat kita mainkan dengan cara dipukul.

Contoh alat musik pukul bernada :

Calung

Alat Musik Pukul Calung
Alat Musik Pukul Calung

Alat musik ini berasal dari daerah sunda yang ada di Jawa Barat dan wilayah Banyumas Jawa Tengah.Calung dibuat dengan menggunakan bambu hitam ataupun bambu hijau yang bentuknya menyerupai bilah tabung bernada.

Cara memainkan alat musik calung yaitu dengan dipukul menggunakan tongkat kayu. Calung juga memiliki tangga nada pentatonik. Nada yang dipakai di daerah Jawa Barat yaitu da-mi-na-ti-la. Dan nada yang dipakai di Banyumasan yaitu ji-ro-lu-ma-nem.

Terdapat 2 jenis calung yaitu calung rantay yang terdiri dari 7 bilah tabung bambu atau lebih yang disusun secara berurutan dari bilah yang terbesar diikat dengan kulit waru. Serta calung yang kedua yaitu calung jinjing yang terdiri dari 4 sampai 5 bilah tabung.

Gamelan

Alat Musik Pukul Gamelan
Alat Musik Pukul Gamelan

Gamelan merupakan seperangkat alat musik yang terdiri dari berbagai macam instrumen yang dimainkan secara bersama-sama. Alat musik Gamelan termasuk ansambel musik tradisional khas dari Indonesia.

Alat musik yang ada pada seperangkat gamelan hampir semuanya termasuk alat musik pukul. Contohnya kendang, bonang, demung, saron, peking, slenthem, gender dan lain-lain. Sedangkan yang memainkannya tidak dipukul hanya rebab, siter dan suling saja.

Untuk saron dan kendang yang ada dalam seperangkat gamelan tersebut terbuat dari kayu, dan untuk alat musik lainnya dibuat dengan menggunakan bahan logam.

Biasanya gamelan dimainkan untuk mengiringi tarian, tembang dan upacara resmi seperti upacara pernikahan, syukuran serta upacara adat keraton. Selain itu gamelan juga sudah menjadi bagian yang menyatu dengan pertunjukan wayang.

Kolintang

Alat Musik Pukul Kolintang
Alat Musik Pukul Kolintang

Kolintang berasal dari Minahasa yang ada di Sulawesi Utara. Asal mula nama kolintang yaitu bersumber dari penyebutan nada rendah (tong), nada yang tinggi (ting) serta nada biasa (tang).

Bahan untuk membuat kolintang yaitu dari lempengan kayu yang ringan tersusun dengan didasarkan tangga nada. Kemudian lempengan kayu tersebut diletakkan di rak atau meja, lalu alat pemukulnya berupa tongkat khusus yang juga terbuat dari kayu.

Xylophone

Alat Musik Pukul Xylophone
Alat Musik Pukul Xylophone

Alat musik ini termasuk kedalam golongan Perkusi yang kemungkinan besar asalnya dari Slovakia, Eropa.

Xylophone dibuat dengan menggunakan batang-batang kayu yang terdiri dari berbagai ukuran. Cara memainkan Xylophone yaitu dengan dipukul menggunakan alat pemukul khusus Xylophone. Biasanya alat pemukul tersebut dibuat dari kayu, karet atau plastik.

Setiap batang atau bilah yang kita tabuh akan menghasilkan nada tertentu. Pada batang yang memiliki ukuran panjang akan menghasilkan nada rendah. Dan pada batang yang berukuran pendek menghasilkan nada yang tinggi.

Tubular Bells

Alat Musik Pukul Tubular Bells
Alat Musik Pukul Tubular Bells

Alat musik ini dibuat dengan menggunakan logam dengan bentuknya yang mirip dengan tabung yang tersusun sejajar.

Pada awalnya Tubular Bells dibuat untuk mengadaptasi suara yang dihasilkan dari dentingan yang ada di gereja. Ukuran tabung yang ada pada alat musik ini berdiameter sekitar 30-38 cm serat memiliki panjang yang berbeda. Gunanya agar menghasilkan tinggi rendah nada.

Untuk jarak nada yang ada pada alat musik ini memiliki nada dari C-F, akan tetapi ada juga yang mencapai nada G.

Cara memainkan Tubular Bells yaitu dengan dipukul menggunakan pemukul yang pada bagian ujungnya dibuat dengan menggunakan membran plastik.

Alat musik Tubular Bells ini juga bisa disematkan dengan menggunakan pedal sustain. Tujuan penambahan pedal ini untuk memperpanjang getaran pada membran, sehingga bunyi yang keluar akan lebih panjang dan lama.

Alat Musik Pukul Tidak Bernada

Alat musik ini hanya bisa menghasilkan bunyi tertentu saat dimainkan. Contohnya yaitu :

Tamborin

Alat Musik Pukul Tamborin
Alat Musik Pukul Tamborin

Tamborin merupakan sejenis perkusi yang cara memainkannya dengan digoyang-goyangkan ataupun ditabuh. Dibuat dengan menggunakan bingkai kayu bundar yang dilapisi dengan menggunakan kulit sapi yang sudah disamak.

Membran pelapis yang ada pada Tamborin ini bisa diganti dengan menggunakan plastik atau karet. Suara yang dihasilkannya berbunyi gemerincing dengan dipasangnya kepingan logam yang ada di sepanjang lingkaran utamanya.

Cara memainkan tamborin yaitu dengan memegang menggunakan salah satu tangan lalu digoyangkan sambil dipukul menggunakan tangan yang satunya.

Namun dalam perkembangannya , tamborin berfungsi hanya sebagai artifisial saja yang dipakai saat vokalis beraksi dalam sebuah pertunjukkan musik.

Rebana

Alat Musik Pukul Rebana
Alat Musik Pukul Rebana

Rebana memiliki bentuk serta ukuran yang hampir sama dengan tamborin. Padahal ketika kita amati lebih dekat, bentuknya menyerupai gendang yang pipih.

Rebana dibuat dengan menggunakan kayu yang dilapisi kulit sapi sebagai membran yang menghasilkan bunyi.

Rebana umumnya digunakan untuk dijadikan alat musik iringan musik hadroh, kosidahan, dan pengiring tarian Zapin.

Timpani

Alat Musik Pukul Timpani
Alat Musik Pukul Timpani

Timpani termasuk alat musik pukul yang bentuknya hampir sama dengan drum. Timpani dibuat dengan menggunakan logam tembaga berupa wadah yang berbentuk mangkok.

Lalu wadah tersebut dilapisi dengan menggunakan kulit binatang sebagai membran penghasil bunyi. Untuk membran pelapisnya menutupi bingkai lingkaran yang dijadikan sebagai penutup wajahnya.

Cara memainkan Timpani yaitu dengan menggunakan alat berupa tongkat atau stik. Alat musik ini tergolong ke dalam alat musik ritmis, sehingga suara yang dihasilkannya tergantung dengan kemampuan dari yang memainkannya.

Nah itulah beberapa contoh alat musik pukul tradisional dan dunia yang perlu kamu tahu. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.