16 Jenis Alat Musik Membranofon di Dunia dan Indonesia - Alatmusik.id

16 Jenis Alat Musik Membranofon di Dunia dan Indonesia

Last Updated 2021-01-14T07:13:01+00:00
16 Jenis Alat Musik Membranofon di Dunia dan Indonesia

Pada umumnya yang tergolong ke dalam alat musik membranofon cara memainkannya yaitu dengan ditabuh. Hal itu dikarenakan suara yang dihasilkannya berasal dari selaput atau membran yang ditabuh oleh pemain.

Nah dibawah ini ada beberapa contoh alat musik membranofon yang perlu kamu tahu :

1. Gedombak

Gedombak
Gedombak

Alat musik yang mirip dengan piala ini berasal dari daerah Riau. Gedombak yang termasuk ke dalam alat musik membranofon ini sering dimainkan dalam pertunjukkan kesenian Makyong. Gedombak dimainkan bersamaan dengan alat musik Nafiri.

2. Marwas

Marwas
Marwas

Alat musik membranofon yang kedua adalah Marwas dengan bentuk sangat mirip dengan alat musik gendang. Akan tetapi ukuran Marwas sendiri lebih kecil dibanding dengan Gendang.

Terdapat dua selaput di bagian pinggirnya yang dapat kita tabuh. Biasanya selaput tersebut terbuat dari kulit hewan.

Akan tetapi Marwas memiliki suara yang kecil jika ditabuh dibanding dengan alat musik lain, namun memiliki tingkat suara yang dihasilkan jauh lebih tinggi.

3. Rapai

Rapai
Rapai

Alat musik yang berasal dari Aceh ini juga termasuk kedalam jenis alat musik membranofon. Bentuk Rapai ini mirip dengan alat musik Rebana, akan tetapi Rapai menghasilkan suara yang agak berbeda dengan Rebana.

Cara memainkannya yaitu dengan ditabuh dan dimainkan bersama dengan alat musik lain. Biasanya Rapai digunakan untuk mengiringi tarian atau musik tradisional.

4. Kompang

Kompang
Kompang

Contoh alat musik membranofon lainnya yaitu Kompang yang berasal dai Riau. Jika dilihat secara sepintas, kompang mirip sekali dengan Rebana.

Cara memainkan kompang yaitu sama dengan memainkan Rebana yaitu dengan ditabuh menggunakan tangan. Kompang wajib ada saat akan dimainkan pada pagelaran acara kesenian tradisional di Provinsi Riau.

5. Bebano

Bebano
Bebano

Sama seperti halnya Kompang, alat musik bebano ini juga berasal dari Riau. Bebano seringkali dimainkan pada musik pengiring setelah acara pernikahan tradisional.

Untuk bahan pembuatan membran pada alat Musik Bebano biasanya terbuat dari kulit hewan seperti kulit rusa, kulit sapi atau kulit kambing.

6. Geundrang

Geundrang
Geundrang

Jenis alat musik membranofon ini berasal dari Aceh. Kita bisa menemukan Geundrang dengan mudah di Pidie, Aceh Utara dan Aceh besar.

Selaput membran yang terdapat pada geundrang biasanya terbuat dari kulit hewan rusa atau sapi yang diikat dengan menggunakan serta tanaman ataupun rotan.

7. Ketipung

Ketipung
Ketipung

Ketipung juga merupakan salah satu contoh dari alat musik membranofon yang bentuknya hampir sama dengan Gendang.

Ketipung memiliki ukuran dari 20 cm sampai dengan yang terbesar yaitu berukuran 40 cm. Ketipung memiliki membran yang terbuat dari kulit rusa atau sapi.

8. Tamborin

Tamborin
Tamborin

Jika kita mendengar suara alat musik Tamborin maka akan terdengar sangat gemerincing. Hal itu dikarenakan terdapat beberapa plat yang ada di sekitar tubuhnya.

Untuk cara memainkan alat musik ini bisa divariasikan dengan bunyi gemerincing yang terdapat pada Tamborin.

Jika melihat secara sekilas bentuknya memang mirip sekali dengan rebana, dan Tamborin ditambahkan simbal yang ada pada bagian samping tubuhnya. Alat musik ini berasal dari Turki, Eropa.

9. Kendang

Kendang
Kendang

Alat musik membranofon berikutnya yaitu Kendang yang banyak kita jumpai di hampir seluruh daerah yang ada di Indonesia. Dalam gamelan Jawa sendiri, gendang biasanya dimainkan sebagai pelengkap dalam kesenian gamelan.

Sama seperti alat musik membranofon lain yang terdapat membran, kendang juga terdapat membran yang terbuat dari kulit hewan.

10. Drum

Drum
Drum

Alat musik Drum termasuk kedalam jenis alat musik membranofon modern. Drum juga bisa menghasilkan bunyi atau suara yang dihasilkan dari selaput membran plastik atau bahan sintetis lainnya.

Cara memainkan drum yaitu dengan memakai dua buah stik atau batang kayu yang dimainkan sebagai alat musik sebagai pengatur alunan musik dalam lagu pop.

11. Tambo

Tambo
Tambo

Tambo juga termasuk kedalam jenis alat musik membranofon tradisional yang berasal dari Aceh. Fungsi Tambo selain sebagai alat musik juga digunakan sebagai penanda waktu sholat.

Tambo dibunyikan dengan cara dipukul. Suara yang dihasilkannya berasal dari membran yang terbuat dari kulit hewan.

12. Tifa

Tifa
Tifa

Contoh alat musik membranofon yang lain berasal dari Maluku dan Papua yaitu bernama Tifa. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan cara dipukul atau ditabuh dan sering untuk mengiringi tarian tradisional.

Tifa yang berasal dari Maluku dan Papua memiliki perbedaan yang terletak pada bentuk dan motif yang terdapat pada badannya. Jika Tifa yang berasal dari maluku pada umumnya tidak memiliki motif, dan Tifa yang berasal dari Papua memiliki motif pada sisi luarnya.

13. Gandang Katindik

Gandang Katindik
Gandang Katindik

Gandang Katindik atau sering disebut juga dengan Gendang Gamat merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Minangkabau. Gendang katindik dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh dengan menggunakan tangan.

14. Djembe

Djembe
Djembe

Djembe juga termasuk alat musik membranofon yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan sesuai irama tertentu.

Djembe berasal dari wilayah benua Afrika dan asal katanya dari suku Mali yaitu Djembe yang merupakan turunan kata dari Anke dje. Anke dje sendiri yaitu berarti kumpulnya semua orang bersama-sama.

15. Adok

Adok
Adok

Adok juga termasuk salah satu alat musik membranofon yang berasal dari Minangkabau. Cara membunyikannya yaitu dengan dipukul menggunakan tangan.

Alat musik Adok banyak digunakan sebagai pengiring pada berbagai macam kesenian tradisional yang berasal dari Minangkabau.

16. Gendang Nobat

Gendang Nobat
Gendang Nobat

Gendang nobat merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Riau. Alat musik ini dibunyikan dengan cara dipukul.

Bahan untuk membuat gendang nobat biasanya dari kulit sapi, rusa, kambing serta kayu untuk digunakan sebagai badan gendang. Dan untuk pengikat tali kulit kendang digunakan rotan.

Alat musik ini di Riau merupakan alat musik yang sakral sehingga tidak boleh dimainkan sembarangan bahkan tidak boleh dilangkahi oleh siapapun.

Itulah beberapa jenis alat musik membranofon yang kami sajikan, Semoga bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari referensi tentang beberapa jenis dari alat musik yang ada di dunia atau Indonesia yang termasuk dalam kategori instrumen membranofon.