Sejarah dan Jenis-Jenis Alat Musik Keroncong - Alatmusik.id

Sejarah dan Jenis-Jenis Alat Musik Keroncong

Last Updated 2021-02-02T23:01:04+00:00
Sejarah dan Jenis-Jenis Alat Musik Keroncong

Artikel kali ini akan membahas tentang alat musik keroncong dan musik keroncong. Pastinya anda sudah tahu jenis musik satu ini dan alat yang digunakan sebagai pengiringnya. Di tanah air sendiri memang keroncong begitu terkenal, selain berbagai genre musik tradisional lainnya yang juga banyak tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sejarah Alat Musik Keroncong

Sejarah Alat Musik Keroncong

Sejarah Alat Musik Keroncong

Dalam sejarahnya, musik keroncong masuk ke nusantara asalnya dari Portugis. Dibawa oleh para budak kapal niaga dan para pelaut sejak abad ke 16. Saat itu musik ini disebut musik fado. Malaka adalah tempat kali pertama musik keroncong dimainkan di nusantara dari dataran India atau Goa. Kemudian dimainkan para budak dari Maluku.

Ketika pengaruh Portugis mulai melemah di Indonesia pada abad ke 17. Musik keroncong masih tetap bertahan lantaran masyarakat setempat turut melestarikannya.

Awalnya musik keroncong bentuknyA moresco yakni tarian dari Spanyol. seorang bernama Kusbini alias Kr. Muritsu menyusun kembali moresco jadi keroncong diiringi alat musik senar/dawai.

Pada perkembangan selanjutnya, makin banyak alat musik bermunculan di Indonesia termasuk gamelan dan suling yang kadang kadang dikolaborasikan untuk memainkan musik keroncong. Kemudian pada abad 19 musik keroncong makin populer di tanah air termasuk hingga ke semenanjung malaya sampai tahun 1960.

Berbagai alat musik yang dimainkan dalam lagu keroncong mulanya cuma diiringi musik dawai seperti ukulele selo dan biola sedangkan alat musik jenis perkusi jarang dipakai untuk memainkan musik keroncong.

Musik keroncong makin berkembang hingga berkolaborasi dengan musik lainya seperti dengan Tanjidor dari Betawi sekitar tahun 1880 sampai 1920. Kemudian pusat perkembangan musik keroncong menyebar hingga ke Jawa Tengah tepatnya di Solo. Disana musik keroncong disesuaikan dengan musikalitas setempat, hasilnya jadi agak lebih lambat.

Jenis-Jenis Alat musik keroncong

Berikut ini alat musik keroncong yang biasanya digunakan untuk iringi musik musik keroncong

1. Jenis Alat MusiK Keroncong Ukulele

Ukulele Keroncong
Ukulele Keroncong

Ukulele punya 3 dawai jenis nilon. Nada dawai ukulele adalah G B E. Alat musik Ukulele hasilkan suara crong crong crong. Jadi akhirnya disebut keroncong. Ukulele mulai dikenal pada tahun 1878 di hawai. ini adalah cikal bakal musik keroncong. Untuk ukulele yang punya 4 baja. Punya tangga nada A, D, Fis dan B.

2. Jenis Alat musik keroncong : Gitar akustik

Gitar akustik keroncong
Gitar akustik keroncong

Jenis alat musik keroncong lainnya yakni gitar akustik. Dalam musik keroncong gitar akustik fungsinya untuk gitar melodi. Gitar ini dimainkan menggunakan gaya anti melodi atau kontra puitis.

3. Jenis Alat Musik Keroncong : Rebab

Rebab Keroncong
Rebab Keroncong

Alat musik berdawai ini merupakan salah satu alat musik keroncong yang populer dan dalam keroncong sendiri, fungsi biola untuk gantikan alat musik rebab.

3. Jenis Alat Musik Keroncong : Flute

Flute Keroncong
Flute Keroncong

Flute juga termasuk jenis alat musik keroncong. Flute lebih modern dan dalam keroncong fungsinya gantikan suling bambu yang pada era keroncong abadi dipakai untuk alat musik pengiring utamanya suling jenis bohm.

4. Jenis Alat musik keroncong : Kontrabas

Contra Bass Keroncong
Contra Bass Keroncong

Kontrabas dalam keroncong dimainkan dipetik. Fungsinya gantikan alat musik gong. Tokoh legendaris yang lestarikan musik keroncong juga alat alat musik keroncong adalah Alm. Gesang. Beliau pencipta lagu keroncong mendunia berjudul Bengawan Solo. Seniman asal Solo Surakarta ini tiap tahun disantuni Pemerintah Jepang atas kontribusinya perkenalkan musik keroncong ke Jepang. Atas kontribusi besarnya terhadap Keroncong beliau dijuluki buaya keroncong atau pakar musik keroncong.

Penyanyi Keroncong Indonesia Terkenal

Penyanyi Keroncong Indonesia Terkenal
Penyanyi Keroncong Indonesia Terkenal
  • Waljinah
  • Mus Mulyadi
  • Sundari Soekotjo

Tahukah Kamu Musik Keroncong Mendunia!

Musik Keroncong Mendunia
Musik Keroncong Mendunia

Musik keroncong kini sudah sangat populer. Bahkan tidak cuma di seluruh nusantara. Tapi ketenaran juga sudah mendunia. Contohnya, ketika tahun 2009 pada pembukaan The Asia Pacific Weeks yang bertempat di Berlin Jerman. Lagu keroncong dinyanyikan seorang bernama Joanna Dudley. Judul lagunya dibawah sinar bulan purnama. Tentu saja lagu keroncong yang dinyanyikan itu akhirnya menjadi mendunia.

Joanna Dudly adalah warga asing yang mencintai musik keroncong. Mulai dari tahun 2005 hingga 2009, wanita yang bekerja dan tinggal di Jerman dan Australia itu bolak balik dari banyak tempat ke Solo belajar keroncong. Ia juga sangat menyukai kota Solo karena nilai budaya tradisionalnya masih sangat kuat.

Saat itu, sebenarnya lagu keroncong belum begitu dikenal masyarakat tanah aif. Taoi uniknya lagu berjudul Bengawan Solo karya Maestro Keroncong Gesang itu malah sudah sangat dikenal luas di mancanegara.

Bahkan lagu yang dibuat pada tahun 1940 itu dialih bahasa ke bahasa Inggris. Dalam versi ini, Bengawan Solo dinyanyikan penyanyi kelahiran China namanya Mona Fong. Lagu ini bahkan dihadirkan dalam film buatan Woong Karwai tahun 2000 judul filmnya In The Mood For Love. Lagu Bengawan Solo juga pernah dinyanyikan Liso Ono, penyanyi Jazz terkenal.

Selain lagu Bengawan Solo. Lagu keroncong lain yang cukup populer di dunia adalah lagu Nina Bobo. lagu ini pernah dinyanyikan penyanyi penyanyi terkenal pada masanya seperti Li Xiao Mei, Eieteke Van Dort, Anneke Gronloh. Penyanyi lainya juga menembanhkan Nina Bobo yaiyu Claudia Patacca dan Gerrit Ellen di suatu orkestra di negeri Belanda. Lagu Nina Bobo yang sampai sekarang belum diketahui penciptanya ini dinyanyikan dengan lirik dan nada aslinya.

Nah itulah informasi tentang alat musik keroncong dan berbagai penjelasan mengenai musik keroncong. Meski bukan dari Indonesia asli. Musik keroncong sudah sangat melekat di nusantara. Bahkan berbagai lagu keroncong sudah ditampilkan di berbagai panggung dunia. Maka, kita perlu bangga sebagai bangsa Indonesia.